Game Info

Tinggalkan AR, Riot Games Gunakan Teknologi Hologram Pada Pembukaan Final Worlds 2019

Sejak tahun 2017, teknologi AR atau biasa disebut Augmented Reality selalu menjadi andalan Riot Games pada setiap acara pembukaan Final World Championship dan selalu berhasil membuat publik kagum.

Namun pada tahun ini, Riot Games memutuskan untuk meniadakan teknologi AR dan mencoba menggunakan elemen baru, yaitu Hologram.

Sepanjang acara pembukaan, berbagai animasi Hologram yang keren dan memukau selalu menemani.

Dimulai dari penampilan Valerie Broussard yang membawakan lagu Awaken, True Damage yang melakoni debutnya dengan lagu GIANTS, Chrissy Costanza dan Cailin Russo yang membawakan lagu Phoenix, hingga perkenalan pemain, semuanya selalu dihiasi oleh animasi Hologram.

Penggunaan teknologi Hologram ini memanfaatkan sebuah produk bernama Holonet. Holonet adalah sebuah kain dengan filamen logam didalam seratnya sehingga mampu memancarkan pencahayaan di sekeliling arena.

Sumber: Riot Games

Jika kalian perhatikan baik-baik gambar diatas, di sekeliling panggung terlihat seperti ditutupi oleh sebuah kain. Kain tersebut adalah Holonet yang akan memproyeksikan animasi Hologram.

“Kami memutuskan untuk menggunakan Hologram pada tahun ini untuk memanfaatkan venue yang bersifat indoor dan memiliki pencahayaan yang bisa dikontrol, sesuatu yang tidak ada pada venue tahun-tahun sebelumnya,” ucap Manajer Asosiasi Esports Riot Games Adam Mackasek kepada ESPN.

“Kedua hal tersebut mampu memperluas potensi alat-alat yang kami miliki untuk menghidupkan panggung. Kami ingin memilih teknologi yang benar-benar sesuai dengan estetika dan perasaan dari lagu yang kami tampilkan tahun ini.”

“Kami tidak ingin hanya melakukan AR karena kami telah melakukannya di masa lalu. Sebaliknya, tim ingin mengejutkan penggemar dan mendorong diri kita untuk melakukan sesuatu yang belum pernah mereka lihat sebelumnya,” jelas Mackasek.

Chrissy Costanza dan Callin Russo saat tampil membawakan “Phoenix” (Sumber: Riot Games)

Valerie Broussard yang mengawali acara pembukaan merasa kagum dengan teknologi yang diterapkan Riot Games pada acara pembukaan.

“Acara ini melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Ada hal-hal yang bahkan belum dilakukan oleh Super Bowl namun Riot Games sudah melakukannya terlebih dahulu.”

“Kupikir dari sudut pandang teknologi, orang-orang akan benar-benar kagum. Hologram ini akan menjadi yang pertama buatku, jadi ini sangat menarik. Menurutku sungguh menggetarkan melihat bagaimana teknologi ini benar-benar dimaksimalkan,” ucap Valerie kepada ESPN.

Debut True Damage (Sumber: LoL Esports)

Thutmose dan Duckwrth yang tampil saat melakoni debut True Damage juga mengungkapkan kekaguman yang serupa.ADVERTISEMENT

“Aku hanya merasa harus memikirkan kembali pertunjukan pribadiku setelah melakukan ini karena ini benar-benar berada di tingkat selanjutnya. Ketika teman-temanku memberitahuku tentang Hologram, Aku benar-benar terkejut karena mereka sudah melakukannya dengan skala yang lebih kecil,” ucap Duckwrth.

“Aku dulu sempat mempelajari komputer tepat pada waktu yang sama saat Aku terobsesi dengan musik, jadi Aku hanya bisa membayangkan sesuatu seperti ini di kepalaku di kamar asrama. Ironisnya, musik membawaku kembali ke situasi yang sama. Tidak ada kata lain untuk menggambarkan ini semua kecuali gila,’ ungkap Thutmose.

Untuk tahun depan, Riot Games berjanji akan menampilkan penampilan yang jauh lebih wah dari tahun ini saat World Championship menuju ke Shanghai, Tiongkok. Patut dinantikan teknologi unik apa yang akan diusung oleh Riot Games tahun depan.

Source Video : League of Legend (Youtube)
Sumber : Revival TV ( https://www.revivaltv.id/ )